Hari dimulai dengan mengingatMu, sebuah rasa syukur karena t'lah kembali dari ketidaksadaran yang rawan.
Optimis mengalir dalam darahku, disetiap detakku, di iringan doa yang ku panjatkan dalam waktu-waktu yang sepi.
Kunyalakan api semangat itu terhadap lilin hati terdekatku agar kami dapat berjalan beriringan.
Ku yakin, ku bisa.
Kami pun tersenyum penuh harap dan berkorban penuh resah.
Ingatan yang terjaga, motivasi yang mengalir, dan rasa percaya membuat kami teguh untuk lari dari jembatan itu..
Saatnya tiba, apakah ku terlalu bersalah apa terlalu hina?
Kau menjawab dengan bertolak apa yang ku harapkan, ku inginkan.
Aku pun sendiri, tapi ku tak merasa seperti itu.
Aku yakin
Aku percaya
Aku beriman
Tapi apa Engkau memiliki "sesuatu" yang besar untukku?
Ku tetap percaya, hanya keraguan hitam terhadap petunjuk yang mungkin menutup mataku akan Rencana IndahMu.
Karena Engkau memberi yang sama berbeda rasa untukku.
Sekarang..
Ku mengikuti apa yang Engkau tulis untukku jauh dimana semua takdir Engkau tulis.
Tapi kumohon, percayakanlah kepadaku, bimbinglah aku, tuntunlah aku.
Agar ku menerima lapang,
Senantiasa tenang,
Selalu bersujud dengan rasa cintaku yang memuncak.
Kumohon dengarlah aku yang hina ini.
Tampilkan postingan dengan label My life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My life. Tampilkan semua postingan
Minggu, 25 Juli 2010
Sabtu, 17 Juli 2010
Aku menunggumu..
Cinta memang mempunyai kekuatan yang luar biasa, tahukah? itu yang melanda gue sekarang. hahh.. Gue sampe yakin akan nunggu yang gue kasihi dengan sepenuh hati walau di akhirnya gue ga tau kita akan bersama atau ngga..
Tadi shubuh dan di hampir setiap sholat gue menangis terisak-isak, hanya bisa berkata "Ya ALLAH Rahmatilah perasaan cintaku dan perasaannya, jadikanlah kami selalu bersama dalam kebaikan hingga nanti Engkau kumpulkan kami dalam sebuah ikatan kebaikan sunnah Rasul-Mu, dan jadikanlah kami menjadi hamba-hamba-Mu yang Mapan dalam Ilmu agama dan Mapan di dunia"
Hati gue luluh lantah entah kenapa. Karena gue ga mau lagi mencari orang lain dan memulainya dari nol lagi.
Gue hanya bisa percaya sama dia, selalu menunggunya hingga gue siap datang ke dalam hati dan jiwanya nanti..

dan ini tulisan gue tulis sepenuh hati buat dia.
Bertahun bisa terjalani, tapi kadang hati memiliki dua sisi, entah dia ataupun aku, sama saja.
Pertama berjumpa seolah ini jawaban doa, lalu kuharap hanya satu untuk selamanya.
hanya saja..
sekali lagi hanya saja, perasaan yang besar tanpa diiringi realita dan keinginannya yang ada.
dan benarkah bisa?
hanya perasaannya yang ku yakini tuk ku raih hingga sejatinya nanti..
hati itu dinamis, kau, aku, dia dan mereka pun tahu itu.
hangat dan dingin.
seperti saat ini.
Kedua kalinya berjumpa, kuharap berbeda. Memang, aku yang mulai berbeda menjauh. Sedang Dia berbeda mendekat. Sayang, ku tak pernah sadar.
Terpesona oleh angan-angan belaka, ku terbodohi oleh diriku sendiri.
kali ini pun ku gagal menggapainya. Dia selalu di depanku..
Tahun ini..
Kegalauan menyertai kami..
merasa hina akan hari kemarin.
Tetap saja ku bodoh dan Dia tetap berdiri didepanku..
sampai saat ini.
percayakah ku malu?
sangat.
Berharap dapat merubah semuanya.
kami merubah konsep yang ternyata kami salah lakukan.
aku pun menangis, tapi kini tersadar
jika Dia ingin.
Dia akan bersamaku.
memulai dari kosong, tanpa lelah..
hingga nanti kami berdiri dengan penuh kepuasan dan rasa cinta.
cukup aku dan Dia.
aku dan kamu.
aku menunggumu..
Tadi shubuh dan di hampir setiap sholat gue menangis terisak-isak, hanya bisa berkata "Ya ALLAH Rahmatilah perasaan cintaku dan perasaannya, jadikanlah kami selalu bersama dalam kebaikan hingga nanti Engkau kumpulkan kami dalam sebuah ikatan kebaikan sunnah Rasul-Mu, dan jadikanlah kami menjadi hamba-hamba-Mu yang Mapan dalam Ilmu agama dan Mapan di dunia"
Hati gue luluh lantah entah kenapa. Karena gue ga mau lagi mencari orang lain dan memulainya dari nol lagi.
Gue hanya bisa percaya sama dia, selalu menunggunya hingga gue siap datang ke dalam hati dan jiwanya nanti..

dan ini tulisan gue tulis sepenuh hati buat dia.
Bertahun bisa terjalani, tapi kadang hati memiliki dua sisi, entah dia ataupun aku, sama saja.
Pertama berjumpa seolah ini jawaban doa, lalu kuharap hanya satu untuk selamanya.
hanya saja..
sekali lagi hanya saja, perasaan yang besar tanpa diiringi realita dan keinginannya yang ada.
dan benarkah bisa?
hanya perasaannya yang ku yakini tuk ku raih hingga sejatinya nanti..
hati itu dinamis, kau, aku, dia dan mereka pun tahu itu.
hangat dan dingin.
seperti saat ini.
Kedua kalinya berjumpa, kuharap berbeda. Memang, aku yang mulai berbeda menjauh. Sedang Dia berbeda mendekat. Sayang, ku tak pernah sadar.
Terpesona oleh angan-angan belaka, ku terbodohi oleh diriku sendiri.
kali ini pun ku gagal menggapainya. Dia selalu di depanku..
Tahun ini..
Kegalauan menyertai kami..
merasa hina akan hari kemarin.
Tetap saja ku bodoh dan Dia tetap berdiri didepanku..
sampai saat ini.
percayakah ku malu?
sangat.
Berharap dapat merubah semuanya.
kami merubah konsep yang ternyata kami salah lakukan.
aku pun menangis, tapi kini tersadar
jika Dia ingin.
Dia akan bersamaku.
memulai dari kosong, tanpa lelah..
hingga nanti kami berdiri dengan penuh kepuasan dan rasa cinta.
cukup aku dan Dia.
aku dan kamu.
aku menunggumu..
Langganan:
Postingan (Atom)